Persebaya Surabaya mulai mencari pelatih fisik supaya bisa menggantikan
posisi yang ditinggalkan oleh Rudy Eka Priyambada. Tapi, usaha yang dilakukan
oleh manajemen Green Force belum membuahkan hasil.
Persebaya kesulitan menemukan pengganti karna sebagian besar
sudah menjadi milik klub lain. Jika pun ada yang siap keluar, tim kota Pahlawan
memilih untuk menghormati kontrak mereka.
”Manajemen sudah mencari, saya juga sudah membantu,namun semua
pelatih fisik yang ada di Indonesia sudah dipegang oleh klubnya, tak ada
pilihan lagi,” ujar pelatih Persebaya, Djadjang Nurdjaman.
”Mereka rata-rata mau, bahkan mereka mau meninggalkan
klubnya, tapi kan tidak mungkin secara etika,” ujar Djanur.
Persebaya melepas Rudy Eka Priyambada menyusul dari hasil
evaluasi tiga laga awal Shopee Liga 1 yang disiarkan Indosiar. Komunikasi di
bench dianggap menjadi salah satu penyebabnya.
Angkat Tangan
Manajemen Persebaya sebenarnya sudah menyerahkan sepenuhnya
kepada Djanur supaya mencari pengganti Rudy. Tapi, karena usahanya tak mendapatkan
hasil, ia kembalikan untuk pengurus.
”Manajemen ke saya dulu, tanya ke saya dulu, kemarin selama
dua hari juga lagi nyari, saya juga
sudah komunikasi dengan pihak manapun yang ada di Indonesia, tak ada,”
lanjut Djanur.
”Makanya kemarin Pak Ca (Chandra Wahyudi, manajer) datang,
saya sampaikan jika saya sudah angkat tangan, silahkan bantu saya kasih
informasi,” ujarnya.

